Black & White Notes

PEKERJAAN DAN PROFESI

Posted in KULIAH dan TUGAS by dimazgyba on April 27, 2009

BEDA PROFESI DAN PEKERJAAN

Banyak pihak yang sering menyamakan kedua status pekerjaan ini. Padahal sejatinya masing-masing antara status pegawai dan status profesi memiliki perbedaan dan bahkan sering kali bertolak belakang. Intinya jelas kita tidak bisa menuntut dokter, polisi, tentara dan profesi lain untuk sama dengan manajer keuangan, direktur utama yang statusnya pegawai. Demikian juga sebaliknya.

1. Satus pekerjaan dan kaitannya dengan waktu

Status orang sebagai profesi menjadikan perkerjaannya itu melekat pada dirinya dan tidak terikat pada waktu. Hal ini terbalik dengan keadaan status pegawai. Sebagai contoh:

Seorang polisi yang baru pulang bertugas pukul 18.00, di tengah perjalanan bertemu dengan pelaku kejahatan. Maka karena jabatannya merupakan profesi, pak polisi ini wajib untuk melakukan tindakan sesuai dengan wewenangnya. Meskipun saat itu sudah pukul 19.00, ia tetaplah seorang polisi.

Tapi jika ia seorang pegawai, misalnya seorang manajer operasional, maka ketika ia sudah berada di rumah ia tidak lagi lekat dengan jabatan operasionalnya. Alias ia kembali menjadi masyarakat biasa.

Karena itu polisi tidak pernah mengenal lembur, sementara pekerja pabrik memiliki hak untuk menuntut lembur jika melakukan pekerjaan di luar batas yang ditentukan.

2. Status pekerjaan dan kaitannya dengan tempat.

Seperti pada poin yang pertama, status profesi juga tidak melekat berdasarkan tempat. Sementara untuk pekerja tempat merupakan faktor yang penting untuk menentukan statusnya. Sebagai contoh:

Seorang dokter yang praktek di rumah sakit MMC, wajib menolong korban kecelakaan yang ditemuinya di jalan tol, meskipun jalan itu sangat jauh dari tempatnya bekerja. Tentunya dengan segala keterbatasan yang dimiliki. Memang untuk beberapa profesi, seperti polisi diatur berdasarkan wilayah, namun sebenarnya wilayah ini hanyalah untuk mempermudah kontrol dan rantai komando. Sementara status profesi mereka tetap melekat dan tidak terikat wilayah.

Sebaliknya jika petugas parkir Plaza Senayan misalnya menemukan orang yang kesulitan parkir di Pondok Indah Mall, maka sangat aneh jika ia mengeluarkan pluitnya dan langsung berinisitaif untuk mengatur lahan parkir tersebut. Ini karena Mall PI bukanlah tempatnya bekerja sebagai pegawai petugas parkir. (more…)

Advertisements

ETIKA DAN ETIKET

Posted in Uncategorized by dimazgyba on April 19, 2009

Dalam pergaulan hidup bermasyarakat, di perlukan suatu system yang mengatur bagaimana seharusnya manusia bergaul. Sistem pengaturan pergaulan tersebut menjadi saling menghormati dan dikenal dengan sebutan sopan santun, tata krama, protokoler dan lain-lain.

Maksud pedoman pergaulan tidak lain untuk menjaga kepentingan masing-masing yang terlibat agar mereka senang, tenang, tentram, terlindung tanpa merugikan kepentingannya serta terjamin agar perbuatannya yang tengah dijalankan sesuai dengan adat kebiasaan yang berlaku dan tidak bertentangan dengan hak-hak asasi umumnya. Hal itulah yang mendasari tumbuh kembangnya etika di masyarakat kita.

n Etik atau ethics berasal dari bahasa Yunani, yaitu etos yang artinya adat, kebiasaan, perilaku atau karakter.

n Menurut kamus Webster, etik adalah suatu ilmu yang mempelajari tentang apa yang baik dan buruk secara moral

Pengertian Etika Menurut Para Ahli

– Drs. O.P. SIMORANGKIR : etika atau etik sebagai pandangan manusia dalam berprilaku menurut ukuran dan nilai yang baik.

– Drs. Sidi Gajalba dalam sistematika filsafat : etika adalah teori tentang tingkah laku perbuatan manusia dipandang dari segi baik dan buruk, sejauh yang dapat ditentukan oleh akal.

Drs. H. Burhanudin Salam : etika adalah cabang filsafat yang berbicara mengenai nilai dan norma moral yang menentukan prilaku manusia dalam hidupnya.

Kesimpulan: Dari beberapa pengertian diatas etika adalah ilmu tentang kesusilaan yang menentukan bagaimana sepatutnya manusia hidup di dalam masyarakat yang menyangkut aturan- aturan atau prinsip- prinsip yang menentukan tingkah laku yang benar, yaitu:

· Baik dan buruk

· Kewajiban dan tanggung jawab

Etika dalam perkembangannya sangat mempengaruhi kehidupan manusia. Etika memberi manusia orientasi bagaimana ia menjalani hidupnya melalui rangkaian tindakan sehari-hari. Itu berarti etika membantu manusia untuk mengambil sikap dan bertindak secara tepat dalam menjalani hidup ini. Etika pada akhirnya membantu kita untuk mengambil keputusan tentang tindakan apa yang perlu kita lakukan dan yangpelru kita pahami bersama bahwa etika ini dapat diterapkan dalam segala aspek atau sisi kehidupan kita, dengan demikian etika ini dapat dibagi menjadi beberapa bagian sesuai dengan aspek atau sisi kehidupan manusianya.

(more…)